Skip to content

Bab 7: Studi Kasus dan Pemecahan Masalah ​

7.1 Alur Kerja Penugasan Lapangan (Studi Kasus) ​

Berikut simulasi penugasan audit dari awal hingga selesai:

Profil Skenario: ​

  • Objek Audit: Kantor Cabang Dili Utama (KC-DILI-01).
  • Jenis Penugasan: Audit Operasional dan Kepatuhan Kas Reguler 2027.
  • Tim:
    • Kepala Audit Internal: Hendra Pratama
    • Ketua Tim: Siti Rahmawati
    • Anggota Auditor: Ahmad Fauzi
    • Pemimpin Cabang (Auditee): Carlos Da Costa

Tahapan 1 sampai 10: ​

[1. AAU dan ARA] -> [2. AAP / PKAT] -> [3. Persiapan dan ST] -> [4. KKA dan Bukti]
                                                                        |
[7. RATLR dan Closure] <- [6. Respons Auditee] <- [5. Notisi Temuan] <- [Reviu KKA]
        |
[8. LHA Final] -> [9. Tindak Lanjut Rekomendasi] -> [10. Verifikasi dan Closed]

1. Pendaftaran Entitas dan Penilaian Risiko (AAU dan ARA) ​

  • Siti Rahmawati membuka Planning > Annual Audit Universe dan mendaftarkan unit KC-DILI-01 untuk periode 2027 dengan data audit terakhir tahun 2023.
  • Pada Planning > Annual Risk Assessment, Siti menginput parameter risiko:
    • Likelihood: Skor 4 (pergantian staf teller operasional cukup tinggi).
    • Impact: Skor 4 (perputaran kas harian mencapai USD 500,000).
    • Inherent Risk: Terbobot pada skala risiko inheren 4.00.
    • Control Effectiveness: 20% (pengawasan fisik masih manual tanpa rekonsiliasi sistematis).
    • Residual Risk Score: 4.00 x (1 - 0.20) = 3.20.
  • Kategori Risiko: Skor 3.20 masuk peringkat (4) High (rentang 3.01 – 3.50) dengan interval siklus audit 4 tahun. Karena audit terakhir adalah tahun 2023 (sudah genap 4 tahun), sistem menandai unit ini prioritas untuk Kuartal I (Q1).
  • Hendra Pratama menyetujui dokumen AAU dan hasil ARA pada Planning > Audit Universe Review.

2. Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (AAP / PKAT) ​

  • Siti Rahmawati membuka Planning > Annual Audit Plan dan membuat entitas penugasan:
    • Judul: Audit Operasional Kas dan Pelayanan Cabang Dili.
    • Jadwal: 10 Februari 2027 s/d 24 Februari 2027 (10 hari kerja).
    • Alokasi Mandays: 20 mandays (2 auditor x 10 hari).
    • Tim: Siti Rahmawati (Ketua Tim) dan Ahmad Fauzi (Anggota).
  • Hendra Pratama menyetujui AAP pada Planning > Annual Audit Plan Review.

3. Persiapan Penugasan dan Surat Tugas (Audit Preparation) ​

  • Pada 5 Februari 2027, Siti membuka Audit Management > Audit Preparation.
  • Siti menginput nomor Surat Tugas ST/IA/2027/02/014, mengunggah berkas PDF Surat Tugas, menetapkan tanggal Entry Meeting (10 Februari 2027), dan membagi prosedur audit.
  • Hendra Pratama memberikan persetujuan awal pada Audit Management > Review Audit Preparation.

4. Pengujian Lapangan dan KKA (Fieldwork Execution) ​

  • Ahmad Fauzi membuka Implementation > KKA.
  • Ahmad menjalankan prosedur pengujian kas: pemeriksaan fisik brankas harian dan rekonsiliasi kas teller.
  • Ahmad menguji sampel 30 hari transaksi kas dan mengunggah berkas bukti kerja: rekapitulasi register kas (Excel) dan foto brankas.
  • Hasil pengujian: Berita acara kas fisik pada tanggal 12, 15, dan 19 Desember 2026 tidak ditandatangani Pemimpin Cabang.
  • Ahmad memilih kesimpulan: Ineffective / Terdapat Temuan, lalu mengklik Submit for Review.

5. Reviu KKA oleh Ketua Tim ​

  • Siti Rahmawati menerima notifikasi di Task To-Do dan membuka Implementation > KKA Review.
  • Siti menulis catatan reviu (Review Notes): meminta konfirmasi tertulis dari Supervisor Operasional mengenai alasan ketidakhadiran pejabat saat pemeriksaan fisik.
  • Status KKA berubah menjadi Revised. Ahmad melengkapi bukti konfirmasi tertulis dan mengirim ulang KKA.
  • Siti menyetujui KKA (Approve KKA).

6. Penerbitan Notisi Temuan (Finding Notice 5C) ​

  • Ahmad Fauzi membuka Implementation > Finding Notice dan membuat draft notisi dari KKA:
    • Condition: Berita acara kas fisik tidak ditandatangani Pemimpin Cabang pada 3 tanggal.
    • Criteria: SOP Pengelolaan Kas No. SOP-OPS-012 Poin 4.2 mewajibkan pengesahan harian.
    • Cause: Pemimpin Cabang dinas luar kota tanpa penunjukan Pgs resmi.
    • Consequence: Risiko selisih kas fisik terlambat terdeteksi.
    • Recommendation: Penertiban SOP dan penerbitan surat kuasa pendelegasian wewenang saat dinas luar.
    • Finding Rating: 003 — Medium (Kelemahan kontrol operasional moderat dengan target waktu 30-60 hari).
  • Siti Rahmawati menyetujui draft Notisi dan mengirimkannya ke auditee melalui sistem.

7. Respons Auditee dan Rencana Aksi (Auditee Feedback dan RATLR) ​

  • Carlos Da Costa membuka Implementation > Auditee's Feedback.
  • Carlos membaca Notisi Temuan dan memilih Agree (Setuju).
  • Carlos mengisi Rencana Aksi (Action Plan):
    • Langkah perbaikan: Menerbitkan surat kuasa operasional kas kepada Supervisor Layanan saat Pemimpin Cabang dinas luar, serta menjalankan rekonsiliasi kas harian secara ketat.
    • PIC: Alberto Soares (Supervisor Layanan Operasional).
    • Target Due Date: 15 Maret 2027.
  • Carlos mengklik Submit Feedback.
  • Siti Rahmawati menyetujui rencana aksi tersebut pada Implementation > Finding Notice Review. Sistem otomatis merangkum data ke dalam dokumen Implementation > RATLR.

8. Penutupan Audit (Exit Meeting dan Audit Closure) ​

  • Tim Auditor dan Manajemen Cabang Dili mengadakan rapat Exit Meeting pada 24 Februari 2027.
  • Carlos menandatangani berita acara komitmen pada Implementation > Auditee Commitment.
  • Siti mengajukan penutupan audit di Implementation > Audit Closure, yang disetujui Hendra Pratama di Implementation > Audit Closure Review. Seluruh data KKA dan Notisi penugasan terkunci (Audit Status beralih dari Field Work ke Reporting).

9. Penyusunan dan Pengesahan LHA ​

  • Siti Rahmawati membuka Monitoring > Final Report (LHA).
  • Sistem menarik temuan kas ke dalam draft LHA secara otomatis.
  • Siti mengisi ringkasan eksekutif dan menetapkan opini audit: Needs Improvement.
  • Hendra Pratama meninjau draft LHA di Monitoring > Final Report Review, menandatangani laporan (sign-off), dan mengunduh berkas PDF resmi untuk Direksi dan Komite Audit. Status penugasan beralih ke Level 4 (Complete).
  • Rekomendasi perbaikan otomatis terdaftar di modul Monitoring Rekomendasi.

10. Pemantauan dan Penutupan Rekomendasi ​

  • Pada 10 Maret 2027, Carlos Da Costa membuka Monitoring > Corrective Action.
  • Carlos mengklik Update Tindak Lanjut dan mengunggah dokumen bukti:
    • Salinan Surat Kuasa Penunjukan Pgs Operasional Kas bertanda tangan.
    • Salinan Buku Register Kas dua minggu terakhir bertanda tangan lengkap.
  • Ahmad Fauzi membuka Monitoring > Corrective Action Review, memverifikasi dokumen bukti, dan mengubah status rekomendasi menjadi Closed (Selesai).
  • Pada Monitoring > Recommendation Summary, rasio penyelesaian Cabang Dili tercatat 100% tuntas.
  • Dampak pada Indeks Kesehatan Auditee: Dengan tertutupnya rekomendasi rating 003 - Medium lima hari lebih awal dari target (15 Maret 2027), nilai Auditee Health Score (v_auditee_health_score) Cabang Dili tercatat 100 (Kategori Hijau / Sehat) di Dashboard Management.

7.2 Tanya Jawab Operasional (FAQ) ​

Mengapa menu tertentu tidak muncul di sidebar? ​

Ketersediaan menu ditentukan oleh izin akses peran akun pengguna pada konfigurasi Settings > Access Permission. Hubungi Administrator Sistem (Superadmin) untuk memeriksa penugasan peran akun Anda.

Mengapa tombol "Submit for Review" pada KKA tidak dapat diklik? ​

Tombol submit nonaktif jika ada kolom wajib yang belum terisi (misal: belum memilih kesimpulan audit, belum melampirkan berkas bukti saat kesimpulan Ineffective, atau ukuran file bukti melebihi 20 MB). Periksa kembali kolom isian formulir.

Bagaimana jika auditee membantah temuan pada lembar Notisi? ​

Auditee memilih opsi Disagree pada formulir Auditee's Feedback, lalu mengisi alasan bantahan dan mengunggah dokumen bukti pembantah. Ketua Tim Auditor akan mengevaluasi bukti tersebut pada menu Finding Notice Review. Jika bukti pembantah terbukti benar, auditor dapat membatalkan atau merevisi narasi temuan sebelum LHA diterbitkan.

Apakah data KKA atau Notisi dapat diubah setelah Audit Closure disetujui? ​

Tidak dapat diubah. Dokumen Audit Closure yang berstatus Approved mengunci seluruh data lapangan pada penugasan tersebut secara permanen untuk menjaga integritas jejak audit (audit trail).

Berapa batas ukuran file bukti yang dapat diunggah? ​

Batas ukuran maksimal berkas adalah 20 MB per file dengan format yang didukung: PDF, Excel (.xlsx, .xls), Word (.docx), dan gambar (.jpg, .png). Pastikan berkas tidak diproteksi kata sandi.


7.3 Penanganan Masalah (Troubleshooting) ​

Gejala KendalaPenyebabSolusi
Sesi login terputus (Error 401)Token JWT kedaluwarsa karena tidak ada aktivitas dalam waktu lama.1. Muat ulang peramban (F5).
2. Lakukan login ulang dengan kredensial Anda.
3. Pastikan jam pada perangkat komputer sinkron dengan server.
Data baru tidak muncul di tabelCache peramban lokal atau filter status aktif menyaring data di luar periode.1. Periksa kolom pencarian dan filter status.
2. Klik tombol Reset Filter.
3. Lakukan hard refresh dengan Ctrl + F5 (Windows) atau Cmd + Shift + R (Mac).
Gagal mengunggah berkas bukti1. Ukuran file melampaui 20 MB.
2. Format file tidak didukung.
3. Koneksi internet terputus saat proses upload.
1. Kompres ukuran file PDF atau Excel.
2. Pastikan file berekstensi .pdf, .xlsx, .docx, atau .jpg.
3. Unggah ulang berkas satu per satu.
Pengajuan dokumen tertahan tanpa approverPejabat peninjau (approval matrix) belum diset oleh Superadmin.1. Hubungi Superadmin sistem.
2. Superadmin mendaftarkan nama pejabat penyetuju di menu Settings > Approval untuk modul terkait.
Lupa kata sandiSalah memasukkan password melebihi batas percobaan.1. Hubungi Superadmin atau Helpdesk TI.
2. Superadmin mereset password melalui menu Organization Management > Staff. Tautan reset akan terkirim ke email terdaftar.
Angka notifikasi Task To-Do tidak berkurangAksi konfirmasi atau reviu belum diselesaikan sampai muncul notifikasi sukses.1. Buka kembali dokumen dari Task To-Do.
2. Pastikan menekan tombol Submit / Approve / Revise hingga muncul pesan konfirmasi berhasil.

Portal Dokumentasi & Wiki Resmi Audithink